-->

Sighah Mubalaghah dan Sifat Musyabbahah

Sighah mubalaghah adalah timbangan yang mengandung arti banyak atau sangat. Wazan sighah mubalaghah adalah sebagai berikut:

Wazan 1

  • فَعَّالٌ (mufrad mudzakkar)
  • فَعَّالَانِ (mutsanna muannats)
  • فَعَّالُوْنَ (jamak mudzakkar)
  • فَعَّالَةٌ (mufrad muannats)
  • فَعَّالَتَانِ (mutsanna muannats)
  • فَعَّالَاتٌ (jamak muannats)

Sighah Mubalaghah dan Sifat Musyabbahah

Contoh ash-shahih (الصَّحِيْحُ)

عَلَّامٌ - عَلَّامَانِ - عَلَّامُوْنَ

عَلَّامَةٌ - عَلَّامَتَانِ - عَلَّمَاتٌ


Contoh lain:
  • عَلَّامٌ (yang banyak mengetahui)
  • سَمَّاعٌ (yang banyak mendengar)
  • هَمَّازٌ (yang banyak mencela)
  • سَتَّارٌ (yang banyak menutup)
  • اَكَّالٌ (yang banyak makan)
  • غَفَّارٌ (yang banyak mengampun)

Contoh al-mudha'af (المُضَاعَفُ)
  • شَدَّادٌ (yang banyak keras)
  • ذَمَّامٌ (yang banyak mencela)
  • سَبَّابٌ (yang banyak memakai)

Contoh al-misal (المِثَالُ)
  • وَثَّابٌ (yang banyak lompat)
  • وَعَّادٌ (yang banyak janji)
  • وَضَّاعٌ (yang banyak memalsu)

Contoh al-ajwaf (الأَجْوَافُ)
  • قَوَّالٌ (yang banyak omong)
  • سَيَّاحٌ (yang banyak mengembara)
  • خَوَّانٌ (yang banyak khianat)
  • غَوَّاصٌ (yang banyak manyelam)
  • سَيَّارٌ (yang banyak berjalan)
  • سَيَّالٌ (yang banyak mengalir)

Contoh mu'tal akhir (المُعْتَلُ اْلأَخِيْرُ)
  • سَقَّاءٌ (yang banyak memberi air)
  • بَكَّاءٌ (yang banyak menangis)
  • هَجَّاءً (yang banyak mencela)

[Keterangan:]
  1. Terkadang timbangan فَعَّالٌ itu ditambah "ta" pada mufrad mudzakkar-nya untuk menguatkan, seperti kata عَلَّامَةٌ dan فَهَّامَةٌ, yaitu seorang laki-laki yang sangat banyak mengetahui dan sangat banyak faham. Jadi intinya, timbangan فَعَّالَةٌ itu terkadang untuk mufrad muannats dan terkadang untuk mufrad mudzakkar.

Wazan 2

(1) مِفْعَالٌ - مِفْعَالَانِ - مِفْعَالُوْنَ

مِفْعَالَةٌ - مِفْعَالَتَانِ - مِفْعَالَاتٌ

(1) Ada juga jamak atas timbangan مَفَاعِيْلُ.

Contoh lain:
  • مِقْدَامٌ (yang sangat berani)
  • مِدْرَارٌ (yang banyak menumpahkan)
  • مِكْسَالٌ (yang banyak malas)
  • مِغْوَارٌ (yang banyak menyerbu)

Wazan 3

فِعِّيْلٌ - فِعِّيْلَانِ - فِعِّيْلُوْنَ

فِعِّيْلَةٌ - فِعِّيْلَتَانِ - فِعِيْلَاتٌ

Contoh lain:
  • صِدِّيْقٌ (yang banyak benar)
  • سِكِّيْرٌ (yang banyak mabuk)

Wazan 4

(1) مِفْعِيْلٌ - مِفْعِيْلَانِ - مِفْعِيْلُوْنَ

مِفْعِيْلَةٌ - مِفْعِيْلَتَانِ - مِفْعِيْلَاتٌ

(1) Ada juga yang berdasarkan timbangan مَفَاعِيْلُ.

Contoh lain:
  • مِسْكِيْنٌ (yang banyak keperluan)
  • مِعْطِيْرٌ (yang banyak pakai wewangian)

Wazan 5

فِعِلٌ - فَعِلَانِ - فَعِلُوْنَ

فَعِلَةٌ - فَعِلَتَانِ - فَعِلَاتٌ

Contoh lain:
  • فَرِحٌ (yang banyak suka)
  • شَرِهٌ (yang banyak suka makan)
  • حَذِرٌ (yang banyak hati-hati)

Wazan 6

(1) فَعِيْلٌ - فِعِيْلَانِ - فِعِيْلُوْنَ

فِعِيْلَةٌ - فِعِيْلَتَانِ - فَعِيْلَةٌ

(1) Ada juga berdasarkan atas timbangan فُعَلاَءُ.

Contoh lain:
  • رَحِيْمٌ (yang banyak sayang)
  • عَظِيْمٌ (yang sangat besar)

Wazan 7

فَعُوْلٌ - فَعُوْلَانِ - فَعُوْلُوْنَ

فَعُوْلَةٌ - فَعُوْلَتَانِ - فَعُوْلَاتٌ

Contoh lain:
  • كَذُوْبٌ (yang banyak berdusta)
  • وَدُوْدٌ (yang banyak cinta)
  • صَدُوْقٌ (yang banyak benar)
  • كَفُوْرٌ (yang banyak melupa budi)

Ada juga amstsilah mubalaghah atas timbangan:

Wazan 8: فُعَلَةٌ, seperti هُمَزَةٌ (yang banyak mencela)

Wazan 9: فَاعِلَةٌ, seperti رَاوِيَةٌ (yang banyak meriwayatkan)

Wazan 10: فَاعُوْلٌ, seperti فَارُوْقٌ (yang banyak membedakan)

Wazan 11: فَعَّالٌ, seperti كُبَّارٌ (yang sangat besar)

Dan ada juga timbangan lain yang tidak begitu sering dipakai.

Shifat Musyabbahah

Sifat Musyabbahah adalah kalimat yang mempunyai makna yang tetap, tidak berubah-berubah , seperti حَسَنٌ (yang baik), طَاهِرٌ (yang bersih), كَرِيْمٌ (yang murah hati), لَيِّنٌ (yang lembut), dan lain sebagainya.

[Keterangan:]
  1. Perbedaan sifat musyabbahah dengan isim fa'il adalah seperti perbedaan kalimat pencuri dengan mencuri. Pencuri itu orang yang tetap mempunyai pekerjaan mencuri, yang seperti ini disebut dengan sifat musyabbahah. Sedangkan mencuri itu orang yang belum mempunyai sifat yang tetap, yang seperti ini dinamakan isim fa'il.
  2. Sifat musyabbahah tidak mempunyai timbangan tertentu, kita bisa tentukan ia sebagai sifat musyabbahah apabila kalimat itu mengandung makna  yang tetap seperti penyayang, pembenci, pencuri, penipu, pendusta dan sebagainya.

Demikianlah artikel tentang Sighah Mubalaghah Sifat musyabbahah, semoga bermanfaat!
loading...

1 Response to "Sighah Mubalaghah dan Sifat Musyabbahah"

  1. Terima kasih telah memberikan sedikit gambaran sehingga sedikit memberikan kefahaman,,,semoga ilmunya bermanfaat,,,aamiin

    ReplyDelete

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel